~Pahami~

Setiap umat punya jangkauan pemahaman & kekritisannya masing-masing. Dan kenyataan yang jelas semua berbedan atau tidak sama, namun tetap saling berkaitan.

Bila memang merasa telah di atas plus tinggi, lihat juga yang di bawah. Mungkin ia dapat dijadikan sebagai alaram (pengingat), dijadikan lwan bicara tempat penyambung ilmu atau tempat memadukan dalam hal keilmuan. Bukan memperlakukan sebaliknya, dihujat karena kesalahan dan kelemahanya, bukan pula untuk ditinggalkan karena kebodohanya.

Hanyalah ia yang kebanyakan merasa, dan besarnya arogan dalam diri. Yang menghendaki dan mengidealkan setiap situasi dan kondisi sesuai dengan segala kemaua dan inginnya-fikiran.

Mereka yang lemah, mengajarkan kita bagaimana menjadi lebi kuat. Mereka yang bodoh, mengajarkan bagaimana harus lebih banyak belajar.

Memang, setiap agama mengajarkan ke-fanatikan. Kefanatikan yang dimaksud, adalah kefanatikan yang bukan bertendensi pendzoliman (menyakiti). Ke-fanatikan kedzolimana, diamalkan oleh mereka yang lemah hatinya.

Dan yang jelas, tidak setiap agama mengajarkan tentang kelonggaran atau keleluasaan dalam pemahaman. Dalam rangka membesarkan untuk saling memahami.

Agama fasis, ialah yang mengajarkan bagaimana menyembah dan membesarkan dirinya. Hingga melepaskan segala hal yang di lura dirinya.

Oleh: Sinaryo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

~Terlelap~

AKU DAN FIKIRANKU, AKU DAN RISAUKU "menggali dan menyulami waktu demi waktu, menuliskan segala kegelisahan untuk mewujudkan demi membantah dan melawan keterasingan"

~Neraka Dunia~